" Al - Qur'an dan Masa depanku "
Al Qur'an adalah Mukjizat dan kitab suci umat Islam yang sangat berharga hingga akhir zaman . Kitab suci yang diturunkan pada bulan suci Ramadhan ini, di dalamnya terkandung ayat-ayat berisi mengenai akidah, ibadah, akhlak, hukum, peringatan, kisah-kisah, dan dorongan untuk berfikir. Maka dari itulah Alquran merupakan pedoman bagi manusia dalam menjalani kehidupan. Sebagai umat islam kita wajib mengimani dan meyakini bahwa Alquran diturunkan oleh Allah Swt.
Al Quran membawa misi perubahan yang memungkinkan masyarakat mewujudkan peradaban baru berkat kemampuannya mengembangkan iptek dan pengamalan hukum-hukum Ilahi, baik yang termaktub dalam kitab suci maupun yang terbentang di alam raya.
Fungsi Alquran yang terpenting adalah sebagai pedoman bagi manusia dalam mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Alquran berisi ajaran, petunjuk dan informasi yang sangat lengkap, mulai dari masalah akidah, ibadah dan akhlak, hubungan antara manusia dengan Allah, manusia dengan sesamanya dan manusia dengan alam lingkungannya. Generasi muda Islam sekarang ini selain tidak mampu memahami atas maksud diturunkannya Alquran juga lemah dalam membaca Alquran dan menghafalnya.
Al-Qur’an adalah obat segala obat, jadi ketika mulai merasa kesal dan sakit hati cobalah untuk membaca Al-Qur’an dan Tadabburi Qur’an agar mendapat ketenangan lahir dan batin.
Konsep manajemen Qur’ani menjelaskan bahwa setiap manusia (bukan hanya organisasi) hendaknya memperhatikan apa yang telah diperbuat pada masa yang telah lalu untuk merencanakan hari esok. Dalam Al Qur’an Allah berfirman : ” Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (Q.S. Al Hasyr : 18) Hal menarik dari ayat tersebut adalah perintah kepada orang-orang yang beriman dimulai dengan bertakwa kepada Allah untuk selanjutnya mempersiapkan bekal untuk masa depannya baik di dunia maupun di akhirat kemudian ditutup dengan perintah takwa.
Melalui Surat Al Hasyr ayat 19, Allah menyuruh orang-orang beriman mempersiapkan hari esok dengan sebaik mungkin. “Masa depan itu tidak hanya di dunia, tidak kalah pentingnya adalah di akhirat. Masa depan itu harus direncanakan dengan baik. Masa depan harus kita desain dengan landasan iman dan takwa,”
Alquran sebagai dasar hukum yang pertama dan tidak diragukan lagi oleh umat Islam bahwa Alquran adalah sumber yang asasi bagi seluruh dimensi keislaman. Dari Alquran inilah dasar-dasar hukum Islam beserta cabang-cabang dan penjabarannya digali, sebagaimana firman Allah Swt, “Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Alquran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk, serta rahmat dan kabar gembira bagi orang orang yang berserah diri.” (QS. An-Nahl: 89).
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Alquran berfungsi memberikan petunjuk, rahmat dan menyampaikan kabar gembira kepada manusia yang mau berserah diri. Generasi muda Islam yang mampu secara optimal dalam merealisasikan tujuan hidupnya, maka sesungguhnya ia telah merealisasikan tujuan hidup dan menunjukkan eksistensinya dalam hidup. Oleh karena itu, generasi muda Islam yang tidak memiliki tujuan hidup akan terasa hampa serta tidak memiliki makna. Generasi muda Islam adalah kekuatan sekaligus kebanggaan umat Islam.
Alquran bertujuan membimbing manusia yang didalamnya termasuk generasi muda Islam agar tetap berada di jalan-Nya dan tidak terjebak dalam kesesatan. Namun dalam perkembangannya, generasi muda islam sekarang ini mulai jauh bahkan asing dari Alquran, hal ini tidak lepas dari permasalahan dan hambatan yang dihadapi oleh generasi muda Islam, sifat generasi muda Islam yang masih mudah terpengaruh oleh hal-hal yang cenderung negatif dan kurang perhitungan.
Pengaruh pola pikir generasi muda Islam yang liberalisme dan kapitalisme yang didasari oleh kehidupan individualisme, akan merusak tatanan kehidupan yang sudah mengakar pada generasi sebelumnya, yaitu saling tolong-menolong dan peduli sesama. Realita lain yang cukup memprihatinkan sekarang ini adalah rendahnya semangat generasi muda Islam untuk menjadikan Alquran sebagai pedoman hidupnya. Belajar Alquran tidak menjadi penting, bahkan terlupakan, seakan tidak wajib dan sia-sia.
Alquran yang diturunkan sebagai solusi atas persoalan yang dihadapi oleh generasi muda Islam, justru jauh dan asing dari kehidupannya. Alquran hanya diambil oleh sebagian kecil generasi muda Islam dalam aspek bacaannya saja sementara ketentuan dan hukum-hukumnya ditinggalkan. Manusia diciptakan Allah, untuk beribadah kepada-Nya, “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariat: 56).
Maka sangat wajar, jika Allah menuntut manusia terutama generasi muda Islam untuk beribadah, karena Allah telah menciptakan, memberikan kekuatan dan menurunkan nikmat yang sangat banyak kepadanya. Alquran memberikan petunjuk yang jelas, yaitu meletakkan seluruh aspek kehidupan dalam rangka ibadah dan solusi pencapaian kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kebahagiaan yang hendak dicapai adalah kebahagian yang hakiki dan abadi.
" Generasi muda Islam harus didekatkan dengan Alquran, penghayatan pesan moral dan akhlak mutlak harus ditanamkan, agar terjadi keseimbangan dalam bertindak. Lemahnya generasi muda Islam dalam mengamalkan pesan moral yang termaktub dalam Alquran, turut memperlemah langkah-langkah penegakan syariat islam.
Peran generasi muda Islam dalam menjaga eksistensi agama di bumi ini adalah dengan ikut serta membantu membumikan pesan moral ke setiap jiwa raga manusianya. Untuk mengetahui nasib masa depan umat Islam adalah dengan melihat generasi muda Islam saat ini. Bila generasi muda Islam moralnya seperti tergambar dalam Alquran, maka masa depan umatnya tersebut adalah sangat baik. Karena pemuda hari ini adalah
Pemimpin dimasa yang akan datang .
Sebaliknya bila generasi muda Islam moralnya jauh dari Alquran, maka masa depan umatnya tersebut akan hancur dan hilang ditelan masa. Sungguh ironis, banyak generasi muda Islam yang meninggalkan Alquran, mereka tidak bisa membacanya, apalagi menghafal dan mengamalkannya.
Oleh karena itu , Amalkan , Hafalkan ,dan tadaburkan Al Qur'an .. maka Masa depan akan mendekatimu ,, ❤
Depok , 23 Juni 2020
Penulis ,
Nha_zii
Al Qur'an adalah Mukjizat dan kitab suci umat Islam yang sangat berharga hingga akhir zaman . Kitab suci yang diturunkan pada bulan suci Ramadhan ini, di dalamnya terkandung ayat-ayat berisi mengenai akidah, ibadah, akhlak, hukum, peringatan, kisah-kisah, dan dorongan untuk berfikir. Maka dari itulah Alquran merupakan pedoman bagi manusia dalam menjalani kehidupan. Sebagai umat islam kita wajib mengimani dan meyakini bahwa Alquran diturunkan oleh Allah Swt.
Al Quran membawa misi perubahan yang memungkinkan masyarakat mewujudkan peradaban baru berkat kemampuannya mengembangkan iptek dan pengamalan hukum-hukum Ilahi, baik yang termaktub dalam kitab suci maupun yang terbentang di alam raya.
Fungsi Alquran yang terpenting adalah sebagai pedoman bagi manusia dalam mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Alquran berisi ajaran, petunjuk dan informasi yang sangat lengkap, mulai dari masalah akidah, ibadah dan akhlak, hubungan antara manusia dengan Allah, manusia dengan sesamanya dan manusia dengan alam lingkungannya. Generasi muda Islam sekarang ini selain tidak mampu memahami atas maksud diturunkannya Alquran juga lemah dalam membaca Alquran dan menghafalnya.
Al-Qur’an adalah obat segala obat, jadi ketika mulai merasa kesal dan sakit hati cobalah untuk membaca Al-Qur’an dan Tadabburi Qur’an agar mendapat ketenangan lahir dan batin.
Konsep manajemen Qur’ani menjelaskan bahwa setiap manusia (bukan hanya organisasi) hendaknya memperhatikan apa yang telah diperbuat pada masa yang telah lalu untuk merencanakan hari esok. Dalam Al Qur’an Allah berfirman : ” Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (Q.S. Al Hasyr : 18) Hal menarik dari ayat tersebut adalah perintah kepada orang-orang yang beriman dimulai dengan bertakwa kepada Allah untuk selanjutnya mempersiapkan bekal untuk masa depannya baik di dunia maupun di akhirat kemudian ditutup dengan perintah takwa.
Melalui Surat Al Hasyr ayat 19, Allah menyuruh orang-orang beriman mempersiapkan hari esok dengan sebaik mungkin. “Masa depan itu tidak hanya di dunia, tidak kalah pentingnya adalah di akhirat. Masa depan itu harus direncanakan dengan baik. Masa depan harus kita desain dengan landasan iman dan takwa,”
Alquran sebagai dasar hukum yang pertama dan tidak diragukan lagi oleh umat Islam bahwa Alquran adalah sumber yang asasi bagi seluruh dimensi keislaman. Dari Alquran inilah dasar-dasar hukum Islam beserta cabang-cabang dan penjabarannya digali, sebagaimana firman Allah Swt, “Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Alquran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk, serta rahmat dan kabar gembira bagi orang orang yang berserah diri.” (QS. An-Nahl: 89).
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Alquran berfungsi memberikan petunjuk, rahmat dan menyampaikan kabar gembira kepada manusia yang mau berserah diri. Generasi muda Islam yang mampu secara optimal dalam merealisasikan tujuan hidupnya, maka sesungguhnya ia telah merealisasikan tujuan hidup dan menunjukkan eksistensinya dalam hidup. Oleh karena itu, generasi muda Islam yang tidak memiliki tujuan hidup akan terasa hampa serta tidak memiliki makna. Generasi muda Islam adalah kekuatan sekaligus kebanggaan umat Islam.
Alquran bertujuan membimbing manusia yang didalamnya termasuk generasi muda Islam agar tetap berada di jalan-Nya dan tidak terjebak dalam kesesatan. Namun dalam perkembangannya, generasi muda islam sekarang ini mulai jauh bahkan asing dari Alquran, hal ini tidak lepas dari permasalahan dan hambatan yang dihadapi oleh generasi muda Islam, sifat generasi muda Islam yang masih mudah terpengaruh oleh hal-hal yang cenderung negatif dan kurang perhitungan.
Pengaruh pola pikir generasi muda Islam yang liberalisme dan kapitalisme yang didasari oleh kehidupan individualisme, akan merusak tatanan kehidupan yang sudah mengakar pada generasi sebelumnya, yaitu saling tolong-menolong dan peduli sesama. Realita lain yang cukup memprihatinkan sekarang ini adalah rendahnya semangat generasi muda Islam untuk menjadikan Alquran sebagai pedoman hidupnya. Belajar Alquran tidak menjadi penting, bahkan terlupakan, seakan tidak wajib dan sia-sia.
Alquran yang diturunkan sebagai solusi atas persoalan yang dihadapi oleh generasi muda Islam, justru jauh dan asing dari kehidupannya. Alquran hanya diambil oleh sebagian kecil generasi muda Islam dalam aspek bacaannya saja sementara ketentuan dan hukum-hukumnya ditinggalkan. Manusia diciptakan Allah, untuk beribadah kepada-Nya, “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariat: 56).
Maka sangat wajar, jika Allah menuntut manusia terutama generasi muda Islam untuk beribadah, karena Allah telah menciptakan, memberikan kekuatan dan menurunkan nikmat yang sangat banyak kepadanya. Alquran memberikan petunjuk yang jelas, yaitu meletakkan seluruh aspek kehidupan dalam rangka ibadah dan solusi pencapaian kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kebahagiaan yang hendak dicapai adalah kebahagian yang hakiki dan abadi.
" Generasi muda Islam harus didekatkan dengan Alquran, penghayatan pesan moral dan akhlak mutlak harus ditanamkan, agar terjadi keseimbangan dalam bertindak. Lemahnya generasi muda Islam dalam mengamalkan pesan moral yang termaktub dalam Alquran, turut memperlemah langkah-langkah penegakan syariat islam.
Peran generasi muda Islam dalam menjaga eksistensi agama di bumi ini adalah dengan ikut serta membantu membumikan pesan moral ke setiap jiwa raga manusianya. Untuk mengetahui nasib masa depan umat Islam adalah dengan melihat generasi muda Islam saat ini. Bila generasi muda Islam moralnya seperti tergambar dalam Alquran, maka masa depan umatnya tersebut adalah sangat baik. Karena pemuda hari ini adalah
Pemimpin dimasa yang akan datang .
Sebaliknya bila generasi muda Islam moralnya jauh dari Alquran, maka masa depan umatnya tersebut akan hancur dan hilang ditelan masa. Sungguh ironis, banyak generasi muda Islam yang meninggalkan Alquran, mereka tidak bisa membacanya, apalagi menghafal dan mengamalkannya.
Oleh karena itu , Amalkan , Hafalkan ,dan tadaburkan Al Qur'an .. maka Masa depan akan mendekatimu ,, ❤
Depok , 23 Juni 2020
Penulis ,
Nha_zii
Maasya Allah sangat bermanfaat dan menjadi pengingat untuk terus dan terus membaca Alquran walau di tengah² kesibukan
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus